Manfaat Protein Bagi Ibu Hamil

Kenapa ibu hamil memerlukan protein selama kehamilan? Jawabannya adalah karena asam amino yang membentuk protein adalah yang membangun dan membentuk sel tubuh ibu hamil maupun calon bayi. Sangat penting untuk mendapatkan cukup protein selama kehamilan, dan terutama selama trimester kedua dan ketiga, saat bayi tumbuh tercepat dan payudara beserta organ lain yang semakin besar untuk mengakomodasi kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Terpenuhinya kebutuhan gizi selama kehamilan sangatlah penting untuk diperhatikan. Ibu hamil yang mengkonsumsi makanan saat hamil dengan gizi seimbang akan menurunkan resiko kesehatan ibu selama kehamilan maupun calon bayi selama masa kandungan. Untuk itulah HamilBayi.Com pada artikel bertajuk Manfaat Protein Bagi Ibu Hamil kali ini akan membahas mengenai Protein semasa kehamilan dengan lengkap. Mulai dari Kebutuhan Protein Selama Kehamilan, Makanan Sumber Protein, Manfaat Protein bagi Ibu Hamil, bahaya Kekurangan Protein pada Ibu Hamil, dan juga Tanda-tanda atau Gejala yang menunjukkan Ibu Hamil Kekurangan Protein yang telah dirangkum dari BabyCenter dan sumber terpercaya lainnya.

Protein semasa kehamilan lengkap; Kebutuhan Protein hamil, Makanan Sumber Protein, Manfaat Protein bagi Ibu Hamil, bahaya Kekurangan Protein pada Ibu Hamil, Tanda-tanda Gejala Kekurangan Protein
Manfaat Protein Bagi Ibu Hamil

Jumlah Protein yang dibutuhkan Ibu Hamil



Sejalan perkembangan kehamilan dari waktu ke waktu, kebutuhan gizi dalam menu makan hamil senantiasa meningkat. Misalnya, kebutuhan energi wanita sebelum hamil sekitar 1.900 kkal dengan kebutuhan protein sekitar 50 gram per hari. Sementara pada ibu hamil yang masih berada pada trimester pertama, kebutuhan energinya meningkat menjadi 2.080 kkal dan kebutuhan protein menjadi 68 gram per hari. Kemudian pada trimester kedua dan ketiga, kebutuhan energinya meningkat menjadi 2.200 kkal dengan kebutuhan protein wanita hamil menjadi sekitar 70 gram(g) per hari. Jumlah kebutuhan protein ini tidak harus dipenuhi setiap hari, namun sebagaimana disarankan jumlah protein tersebut dikonsumsi dengan jumlah rata-rata perhari selama beberapa hari atau dalam satu minggu.
Kebutuhan protein bagi ibu hamil adalah sebanyak 70 gram(g) per hari (rata-rata perhari dalam konsumsi selama beberapa hari atau selama satu minggu)

Kebanyakan penduduk negara maju seperti Amerika Serikat, konsumsi protein selama satu hari justru melebihi dari apa yang dibutuhkan. Sehingga timbul anggapan bahwa semua ibu hamil mungkin tidak akan memiliki kesulitan memenuhi kebutuhan protein untuk perkembangan ibu dan janin dalam kandungan selama kehamilan.

Kondisi ini berbeda dengan penduduk negara berkembang seperti di Indonesia dimana konsumsi daging bukan menjadi asupan wajib keseharian, dan bahkan cenderung dianggap sebagai makanan mewah bagi masyarakat dengan pendapatan yang pas-pasan. Begitupula pada vegetarian yang tidak memakan daging dan sejenisnya.

Jika sahabat hamilbayi.com tidak makan daging atau jarang makan daging, sahabat masih bisa memenuhi kebutuhan protein melalui sumber-sumber lain, termasuk susu, kacang-kacangan, atau produk kedelai. Berikut ini beberpa sumber protein yang dapat sahabat temukan dengan mudah dengan harga yang relatif murah.

Makanan sumber protein

Makanan sumber protein hewani bisa didapatkan dari daging sapi, unggas (ayam, bebek), ikan dan kerang, putih telur, susu, olahan susu (keju, dan yoghurt) dan makanan hamil lainnya. Sementara produk Sumber protein hewani ini mengandung protein lengkap (semua sembilan komponen asam amino) dan sumber tanaman lainnya umumnya tidak.

Kebutuhan protein ibu hamil haruslah tercukupi kendati tidak mengkonsumsi daging. Ibu dapat mengkonsumsi makananan sumber protein nabati yaitu kacang-kacangan, tahu, tempe dan lainnya.

Makan berbagai makanan sepanjang perjalanan hari akan membantu memastikan sahabat mendapatkan semua asam amino yang dibutuhkan. Makan tiga atau empat porsi protein setiap hari merupakan pola makan sehat yang tepat untuk mendukung kehamilan dan bayi yang sehat. (Kebutuhan harian prenatal dari 70 gram adalah setara dengan dua gelas susu, dada ayam 5 ons, dan dua cangkir yogurt, misalnya.)

Berikut ini beberapa contoh kandungan protein dalam makanan sumber protein yang baik:

Olahan Susu
  1. 1/2 cangkir 1% keju cottage: 14 g
  2. 1/2 cangkir keju ricotta: 14 g
  3. 8 ons yogurt rendah lemak: 9-12 g
  4. 1 ons keju Parmesan: 11 g
  5. 1 ons keju Swiss: 8 g
  6. 1 cangkir susu skim: 8 g
  7. 1 ons keju mozzarella: 7 g
  8. 1 ons keju cheddar: 7 g
  9. 1 telur besar segar: 6 g

Kacang-kacangan
  1. 1/2 cangkir tahu mentah (produksi pabrik): 20 g
  2. 1 cangkir lentil yang dimasak: 18 g
  3. 1 cangkir kacang hitam kalengan: 15 g
  4. 1 cangkir kacang merah kalengan: 13 g
  5. 1 cangkir buncis kalengan: 12 g
  6. 1 cangkir kacang pinto kalengan: 12 g
  7. 2 sendok makan selai kacang halus: 8 g
  8. 1 ons kacang goreng kering: 7 g
  9. 1 cangkir susu kedelai murni: 6 g

Daging, unggas dan ikan
Sementara pada daging adalah sebagai berikut:
  1. 1/2 dada ayam panggang (tidak ada kulit): 27 g
  2. 3 ons salmon: 23 g
  3. 3 ons ikan: 23 g
  4. 3 ons daging sapi tanpa lemak: 21g

Perhatian: Tidak semua ikan aman dikonsumsi selama kehamilan. Beberapa ikan predator, seperti hiu, ikan todak, king mackerel, tilefish dan harus dihindari karena mungkin mengandung metil merkuri, logam diyakini berbahaya dalam dosis tinggi untuk perkembangan otak janin dan anak-anak. Disarankan agar ibu hamil membatasi konsumsi total ikan lain untuk sekitar 12 ons per minggu selama kehamilan. Pelajari lebih lanjut tentang bagaimana untuk menghindari merkuri sambil makan ikan.

Selain itu, supaya kebutuhan protein bisa tercukupi namun tidak menambah pasokan lemak bagi ibu hamil secara berlebihan, sebaiknya sahabat HamilBayi.Com mengolah makanan hamil yang mengandung sumber protein dengan cara direbus, dipepes, dikukus, atau ditumis. Juga hindari untuk menggoreng dengan banyak minyak (deep frying).

Manfaat Protein Bagi Ibu Hamil

Terdapat beragam fungsi zat protein yang membawa manfaat baik untuk ibu hamil. Protein mengandung beragam fungsi baik untuk ibu hamil, yang di antaranya adalah sebagai berikut:
  1. Protein berfungsi sebagai sumber kalori.
  2. Sebagai zat yang berfungsi dalam pembangunan, pembentukan dan perbaikan jaringan tubuh pada janin seperti otot, tulang, mata kulit, jantung dan hati.
  3. Zat penting dalam pembentukan darah janin dalam kandungan, juga pembentukan cairan ketuban dan sel-sel janin agar sempurna
  4. Zat penting dalam pertumbuhan jaringan dan plasenta bahkan yang lebih penting lagi, otak
  5. Membentuk antibodi bagi ibu hamil dan calon bayi.
  6. Menjaga kesehatan tulang ibu hamil dan bayi dalam kandungan.


Bahaya Kekurangan Protein



Ibu hamil yang kurang gizi meningkatkan resiko melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Maka penting bagi ibu hamil untuk memahami dan menjalankan pola hidup sehat gizi seimbang agar asupan gizi ibu dapat memenuhi kebutuhan ibu dan janin agar tetap sehat.

Begitupun dengan kekurangan asupan protein bagi calon ibu. Calon ibu yang Kekurangan pasokan protein pada ibu hamil akan meningkatkan resiko bayi lahir lebih kecil, bayi mengalami masalah seperti bibir sumbing atau kelainan fisik lainnya. Kekurangan protein pada masa kehamilan juga dapat menimbulkan dampak terhadap pembentukan air susu ibu (ASI) nantinya semasa menyusui.

Bahaya kekurangan protein selama kehamilan adalah resiko melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR), bayi mengalami cacat lahir, dan terganggunya proses menyusui setelah persalinan.

Tanda-tanda kekurangan protein

Sementara gejala yang dapat menjadi tanda bahwa sahabat tidak mendapatkan cukup protein dalam menu makanan hamil sehat kekurangan protein antara lain sebagai berikut:
  1. Berat badan kurang dari normal;
  2. Sering mengalami kelelahan otot;
  3. Sering infeksi; dan
  4. retensi cairan yang parah
Demikianlah artikel HamilBayi.Com yang membahas mengenai protein dalam kehamilan secara lengkap mulai dari Kebutuhan Protein Selama Kehamilan, Makanan Sumber Protein, Manfaat Protein bagi Ibu Hamil, bahaya Kekurangan Protein pada Ibu Hamil, dan juga Tanda-tanda atau Gejala yang menunjukkan Ibu Hamil Kekurangan Protein. Semoga melalui artikel ini sahabat HamilBayi.Com dapat memperluas pengetahuan seputar makanan hamil yang tepat sesuai dengan kebutuhan gizi yang diperlukan ibu dan janin selama kehamilan baik pada trimester pertama, kedua maupun ketiga.

Subscribe to receive free email updates: