12+2 Ciri Hamil Muda; Tanda Awal Kehamilan

Sahabat HamilBayi.Com mungkin sedang mencari tahu ciri-ciri hamil muda yang dibahas lengkap dengan tanda kehamilan ektopik (diluar kandungan) dan kehamilan anggur sejak hari pertama setelah berhubungan. Untuk itu artikel Tanda Awal Ciri Kehamilan 1 Minggu Pertama Setelah Berhubungan ini akan memuat 10 Ciri Hamil Muda yang berupa tanda / gejala / ciri fisik dan non fisik yang mungkin menandakan bahwa ibu sedang mengandung bayi.

Untuk mengetahui apakah hamil atau tidak, tentu cara terbaik menurut medis adalah dengan melakukan tes kehamilan. Tes kehamilan termudah dan paling populer adalah dengan menggunakan tes pack urin. Test kehamilan dengan menggunakan test pack sebaiknya dilakukan pada pagi hari, agar urin benar-benar dalam kondisi yang dapat menunjukkan hasil akurat. Baca petunjuk pemakaian pada test pack tersebut untuk menggunakannya. Biasanya, tanda hamil positif adalah dengan munculnya 2 garis, sementara jika kehamilan negatif hanya muncul 1 garis saja.

Selain itu kehamilan juga bisa diketahui secara akurat dengan menggunakan USG (ultrasonografi). Cara ini memang tidak populer karena biayanya yang cukup tinggi. Namun dengan menggunakan USG didapatkan diagnosis dan konfirmasi awal kehamilan.yang akurat dan banyak informasi yang berguna. Seperti melihat posisi dan kondisi plasenta, memeriksa denyut jantung janin, mengetahui hamil bayi kembar, mengetahui usia kehamilan dan berat janin dalam kandungan, diagnosa kelainan janin sejak dini, mengetahui jumlah cairan ketuban, dan mengetahui jenis kelamin bayi.

Ciri Hamil Muda; Tanda Awal Kehamilan

10 Ciri Hamil Muda Tanda Awal Kehamilan
Selain kedua tes tersebut, kehamilan juga memiliki tanda perubahan khusus pada perempuan hamil yang mungkin merupakan gejala awal yang menunjukkan kehamilan. Gejala ini mirip dengan apa yang terjadi sebelum dan selama menstruasi, dimana gejalanya tidak terjadi pada semua perempuan hamil. Karena setiap cewek berbeda, tidak semua wanita memiliki gejala yang sama atau bahkan gejala yang sama dari satu kehamilan ke yang selanjutnya.

Berikut adalah deskripsi yang menjelaskan beberapa gejala awal yang paling umum ditemui sebagai tanda kehamilan. Sahabat harus tahu bahwa gejala-gejala ini mungkin disebabkan oleh hal-hal lain selain hamil. Jadi faktanya adalah kita bisa saja melihat beberapa gejala ini pada perempuan yang tidak hamil. Satu-satunya cara paling akurat untuk tahu pasti adalah dengan tes kehamilan. Tanda awal ciri kehamilan 1 minggu pertama setelah berhubungan diantaranya adalah:

1. Tidak mens / haid seperti biasanya (tidak menstruasi pada siklus haid bulan berikutnya)



Gejala awal yang paling jelas dari kehamilan (dan merupakan pemicu sebagian besar wanita untuk tes kehamilan) adalah tidak mens / haid sebagaimana biasanya. Namun begitu, tidak semua kondisi terlambat atau tidak datang bulan merupakan pertanda hamil. Tapi bisa saja disebabkan selain oleh kehamilan, seperti bertambahnya atau berkurangnya berat badan secara drastis. Atau bisa juga karena berhenti minum pil KB, masalah hormonal, kelelahan, stres, atau kemungkinan lain. Sebagai rekomendasi, tes kehamilan adalah langkah yang tepat jika ibu terlambat atau tidak datang bulan untuk mengetahui ciri hamil yang pasti akurat.

2. Bercak Darah dan Keram Perut / Sakit Perut

Beberapa hari setelah pembuahan, telur yang telah dibuahi menempel pada dinding rahim. Ini dapat menyebabkan tanda awal kehamilan seperti bercak darah dan kram. Bercak darah ini disebut dengan pendarahan implantasi, yaitu pendarahan yang disebabkan oleh proses implantasi calon janin anda ke dinding rahim, yang terjadi pada enam sampai 12 hari setelah sel telur dibuahi. Gejala ini jarang terjadi pada perempuan hamil. Sementara rasa keram mirip dengan kram saat menstruasi, sehingga beberapa wanita mengira keram dan pendarahan adalah penanda mulainya periode datang bulan.

Perempuan dapat mengalami beberapa perdarahan selama kehamilan. Jika positif hamil dan mengalami pendarahan, tanyakan kepada bidan atau dokter mengenai apakah itu normal atau merupakan tanda darurat.

3. Keputihan

Selain perdarahan, ciri hamil berikutnya adalah mengalami keputihan. Ini dikarenakan peningkatan pertumbuhan sel yang melapisi vagina (penebalan dinding vagina) yang dimulai segera setelah pembuahan. Keputihan bisa saja terus berlanjut sepanjang kehamilan, dan biasanya tidak berbahaya dan tidak memerlukan pengobatan. Tetapi jika keputihan beriringan dengan bau tidak sedap dan rasa terbakar dan gatal, segera beritahu bidan atau dokter sehingga mereka dapat memeriksa apakah ibu hamil mengalami infeksi bakteri.

4. Perubahan Payudara

Perubahan payudara adalah tanda awal kehamilan lainnya. Kadar hormon seorang wanita cepat berubah setelah pembuahan. Karena itu payudara mungkin membesar (bengkak), sakit, atau terasa geli dua minggu sejak kehamilan. Atau payudara mungkin terasa lebih berat atau lebih penuh atau merasa sensitif ketika disentuh. Puting juga akan membesar, dan daerah sekitar puting (disebut areola) mungkin juga berubah menjadi gelap. Perubahan bentuk payudara ini dikarenakan pembesaran kelenjar air susu dan menyimpan lemak sebagai persiapan menyusui.

Hal-hal lain juga dapat menyebabkan perubahan payudara. Namun jika perubahan itu adalah ciri awal kehamilan, gejala ini akan berlangsung beberapa minggu hingga ibu hamil terbiasa dengan tingkat hormon baru. Dan seharusnya nyeri pada payudara seiring berjalan waktu akan mereda.

5. Kelelahan dan Mengantuk


Merasa sangat lelah dan bahkan pingsan adalah normal pada kehamilan dini. Ini bisa dikatakan sebagai ciri kehamilan dini atau awal 1 minggu / seminggu pertama sampai dengan 2 minggu yang pasti jelas terasa dan terlihat sebelum telat menstruasi / haid. Seorang wanita dapat mulai merasa lelah luar biasa selama satu minggu setelah hamil. Ini dikarenakan hormon-hormon (misalnya progesteron) yang berkembang secara pesat. Selain itu juga hal-hal lain seperti tingkat gula darah dan tekanan darah yang lebih rendah, dan kebutuhan sumber daya untuk pertumbuhan janin, beserta hal lainnya yang mungkin berkontribusi menimbulkan efek lelah sebagai gejala kehamilan. Jika positif hamil dan mengalami kelelahan, penting untuk mendapatkan banyak istirahat dan mengkonsumsi makanan yang kaya protein dan zat besi untuk mengimbangi itu.

6. Morning Sickness (Mual, muntah dan pusing / sakit kepala)

Meskipun tidak setiap wanita hamil mengalaminya, Morning sickness adalah ciri hamil yang juga populer. Penyebab pasti dari morning sickness tidak diketahui, tetapi hormon-hormon kehamilan mungkin berkontribusi terhadap gejala ini. Mual selama kehamilan dapat terjadi pada setiap saat sepanjang hari, tetapi paling sering di pagi hari.

7. Mengidam

Ciri Hamil Muda (tanda tanda awal kehamilan) berikutnya adalah mengidam. Beberapa wanita juga ingin makanan tertentu yang tidak biasa (biasa disebut “ngidam”). Ngidam berkaitan dengan efek perubahan hormonal yang begitu kuat sehingga bahkan pikiran ibu hamil mengenai apa yang ingin dimakan. Ada kemungkinan bahwa mual, ngidam, dan enggan untuk makanan (kurang nafsu makan) berlangsung selama kehamilan. Untungnya, gejala ini berkurang pada sekitar usia kehamilan 13 atau 14 minggu. Meskipun ada rasa ngidam dan rasa enggan untuk memakan sesuatu, pastikan makan makanan yang sehat sehingga perkembangan kehamilan dan bayi mendapatkan nutrisi penting yang dibutuhkan. Konsultasikan dengan bidan atau dokter mengenai menu sehat untuk ibu hamil.

8. Sering Buang Air kecil

Seiring perkembangan kehamilan, rahim akan semakin besar dan menghimpit kandung kemih. Inilah yang menyebabkan ibu hamil biasanya akan lebih sering buang air kecil ke kamar mandi ketimbang biasanya.

9. Meningkatnya Berat Badan dan Suhu Tubuh

Peningkatan berat badan bisa merupakan ciri hamil karena adanya pembesaran rahim dan beberapa bagian dari tubuh ibu. Berat badan saat hamil bertambah 1,5-2 kg pada Trimester-1, 4-6 kg pada Trimester-2, dan 6-8 kg pada Trimester-3. Sehingga total kenaikan berat badan selama kehamilan kurang lebih antara 11,5 sampai 16 kg. Penambahan berat badan ini sedikit banyak meningkatkan suhu basal tubuh karena ibu menyimpan lemak di bagian payudara untuk produksi asi nantinya. Selain dikarenakan penambahan berat, naiknya suhu basal tubuh ibu hamil juga dikarenakan semakin sulitnya ibu hamil bergerak karena ada perubahan bentuk tubuh.

10. Perubahan pada Kulit

Karena adanya kelebihan pigmen pada bagian tubuh tertentu, seperti pada kedua pipi, sekitar hidung, sekitar puting susu dan aerola mamae, dan di atas tulang kemaluan sampai pusar.

11. Sering meludah

Ciri hamil anak perempuan maupun laki-laki ini memang sangat umum. Perubahan hormon, terutama peningkatan hormon progesteron dapat meningkatkan produksi liur pada perempuan hamil. Inilah yang menyebabkan sebagian ibu hamil sering meludah. Ini sama sekali bukanlah ciri hamil yang berbahaya, karena peningkatan liur juga berguna untuk meningkatkan rasa ingin makan pada calon ibu dan juga membantu proses pencernaan.

12. Sembelit

Peningkatan hormon progesteron juga dapat menyebabkan sembelit, karena otot-otot dinding usus dan rahim mengendur. Ciri hamil berupa sembelit ini memang sangat umum, dan sembelit bisa saja terjadi karena wanita tidak mengkonsumsi cukup serat. Untuk mengatasi sembelit pada ibu hamil, konsumsi banyak sayuran hijau dan buah segar.

Selain tanda-tanda ciri kehamilan di atas, juga masih terdapat gejala lain seperti:

13. Penciuman Lebih Sensitif

14. Pada usia kehamilan lebih lanjut dapat terdengar detak jantung janin.


Demikian artikel Tanda Awal Ciri Kehamilan 1 Minggu Pertama Setelah Berhubungan yang membahas tanda / gejala / ciri yang mungkin menandakan bahwa ibu sedang mengandung bayi ini. Semoga dapat membantu sahabat HamilBayi.Com yang sedang mencari tahu ciri-ciri / tanda tanda / pertanda hamil muda / kehamilan dini atau awal 1 minggu / seminggu pertama sampai dengan 2 minggu yang pasti jelas terasa dan terlihat sebelum telat menstruasi / haid yang dibahas lengkap dengan tanda kehamilan ektopik (diluar kandungan) dan kehamilan anggur sejak hari pertama setelah berhubungan, baik hamil anak laki-laki maupun hamil anak perempuan.

Subscribe to receive free email updates: