14 Gejala Bahaya Pada Bayi Baru Lahir

Neonatus (bayi yang baru dilahirkan) dan bayi muda acapkali mengalami gejala non-spesifik dan tanda bahaya yang menunjukkan penyakit parah. Tanda-tanda ini mungkin terlihat saat atau setelah persalinan, ataupun pada beberapa hari sampai dengan usia 1 bulan setelah kelahiran (baik ketika dirawat di rumah sakit maupun ketika di rumah). Perhatian penuh terhadap kesehatan bayi sangat penting, terlebih pada bayi prematur, karena tentu penanganan yang lebih dini terhadap penyakit dapat mencegah kemungkinan sakit yang lebih parah.
14 Gejala Bahaya Pada Bayi Baru Lahir

Apabila ibu menemukan 1 (satu) atau lebih tanda bahaya pada bayi baru lahir berikut, segera bawa bayi ke fasilitas kesehatan baik puskesmas, klinik, ataupun rumah sakit agar penanganannya tepat.
  1. Tidak mau menyusu / menyusu kurang dari setengah dari konsumsi biasa
  2. Kejang-kejang
  3. Lemah, gerakan hanya ketika dirangsang atau tidak ada gerakan sama sekali
  4. Mengantuk atau tidak sadar
  5. Kesulitan bernapas selama lebih dari 1 jam. Sesak nafas (lebih besar atau sama dengan 60 kali/menit), tarikan dinding dada bagian bawah ke dalam. Atau sebaliknya, bernafas terlalu cepat.
  6. Bayi gelisah; merintih atau menangis terus menerus
  7. Tali pusar kemerahan sampai dinding perut berbau / bernanah
  8. Demam / panas tinggi atau Hipotermia. Suhu badan lebih dari 38 ° C atau suhu rendah kurang dari 35,5 ° C
  9. Mata bayi bernanah
  10. Diare / buang air besar cair lebih dari 3 kali sehari
  11. Penyakit kuning; Kulit dan mata bayi kuning dan pucat
  12. Tinja bayi saat buang air besar berwarna pucat
  13. Pendarahan
  14. Muntah terus menerus selama 24 jam dan perut bengkak


Itulah 14 Gejala Bahaya Pada Bayi Baru Lahir yang dapat disampaikan hamilbayi.com yang dihimpun dari Buku KIA Depkes RI 2015 dan sumber terpercaya lainnya.

Semoga dapat memperluas pengetahuan kita semua dan terus menjaga kesehatan ibu dan bayi baik saat kehamilan, persalinan, pasca persalinan hingga bayi tumbuh menjadi dewasa yang pintar dan sehat.

Subscribe to receive free email updates: