4 Pantangan Ibu Selama Masa Nifas

Perawatan ibu bukan hanya saat ibu hamil dan berhenti saat melahirkan, namun juga berlanjut sampai dengan masa nifas selesai. Karena banyak juga masalah yang mungkin terjadi pada ibu di masa nifas seperti perdarahan, infeksi, eklamsi, dan lainnya. Begitupun pada bayi, dimana pada beberapa kasus terjadi bayi kekurangan gizi karena kurang baik dalam perawatan setelah dilahirkan.
Sejak persalinan/ melahirkan sampai sekitar 8 minggu (42 hari) setelah melahirkan / pasca persalinan, saluran produksi ibu hamil berproses hingga kembali seperti sebelum hamil. Ini disebut dengan masa nifas. Pada rentang waktu ini, ibu akan merasakan beberapa perubahan yang sebenarnya normal. Seperti meningkatnya urin dan peningkatan suhu tubuh sampai dengan 0,5 derajat celcius (tidak lebih dari 38 derajat celcius). Berikut ini 4 pantangan ibu selama masa nifas yang HamilBayi.Com ambil dari Buku KIA dan sumber lainnya:



Pantangan Ibu Nifas 1; Membuang ASI yang pertama keluar (kolustrum)

Pantangan Ibu Selama Nifas yang pertama adalah membuang kolustrum (ASI yang pertama keluar) karena sangat berguna untuk kekebalan tubuh anak.

Pantangan Ibu Nifas 2; Membersihkan payudara dengan alkohol/povidon iodine/obat merah atau sabun

Membersihkan payudara dengan alkohol/povidon iodine / obat merah atau sabun adalah pantangan bagi ibu selama nifas. Karena pembersih tersebut bisa saja terminum oleh bayi, dan tentunya akan membawa dampak buruk bagi kesehatan dirinya

Pantangan Ibu Nifas 3; Mengikat perut terlalu kencang

Mengikat perut memang disarankan setelah melahirkan, namun jangan terlalu kencang karena akan membuat ibu sesak dan mengurangi nafsu makan. Yang pada akhirnya akan mempengaruhi prosuksi asi

Pantangan Ibu Nifas 4; Menempelkan daun-daunan pada kemaluan

Daun-daunan belum tentu steril dan mungkin saja justru mengganggu pemulihan jalan lahir pasca persalinan. Menempelkan daun-daunan pada kemaluan meningkatkan potensi iritasi dan bahkan infeksi pada kemaluan.

Itulah 4 Pantangan Ibu Selama Nifas yang wajib dihindari Ibu aar ibu lekas pulih dan perkembangan bayi sempurna. Jangan lupa juga untuk kontrol / memeriksakan diri ke bidan, dokter atau tenaga kesehatan lainnya pada masa nifas ini. Tanyakan pada dokter, bidan dan perawat mengenai kondisi kesehatan ibu nifas. Untuk tahu lebih jauh mengenai apa saja yang harus dijaga Ibu di masa nifas, baca juga artikel berikut:

Cara Menjaga Kesehatan Ibu di Masa Nifas
Tanda Penting Pasca Melahirkan
Waspadailah Tanda Bahaya Pasca Persalinan Ini

Subscribe to receive free email updates: