4 Pantangan Pengobatan Ibu Hamil

Kehamilan adalah momen yang sangat membahagiakan, baik bagi Ibu, suami, maupun keluarga secara luas. Selepas kehamilan, momen kebahagiaan akan terus bertambah seiring dengan kelahiran dan perkembangan buah hati. Untuk itu kehamilan perlu dijaga agar kesehatan ibu hamil dan janin yang dikandung senantiasa dalam keadaan yang baik.

Sebagaimana mungkin ibu juga tahu, konsumsi obat-obatan maupun metode pengobatan ketika hamil berbeda dengan kondisi ketika tidak hamil. Apa yang biasa bisa mengobati sakit ketika tidak hamil bisa berbahaya jika dilakukan selama masa kehamilan. Berikut ini adalah pantangan pengobatan ibu selama hamil yang sudah HamilBayi.Com rangkum dari BabyCenter dan FamilyEducation.
Kesehatan Ibu Hamil 4 Pantangan Pengobatan

1. Jangan minum obat tanpa resep dokter



Semua obat, baik obat presecription (obat presecription adalah obat yang harus dengan resep) atau obat-obatan Over the Counter (OTC adalah obat yang dijual bebas / tidak perlu resep) yang dikonsumsi ibu selama kehamilan harus mendapatkan anjuran dokter.

Obat yang aman untuk dikonsumsi ketika tidak hamil dapat menyebabkan efek yang sangat merusak janin ketika Ibu sedang hamil. Bahkan saat Ibu berpikir untuk hamil, Ibu harus mendiskusikan penggunaan obat-obatan dengan dokter terlebih dahulu. Banyak ahli merekomendasikan untuk tidak mengkonsumsi obat OTC selama 8 minggu pertama kehamilan ketika jantung, paru-paru, dan otak sedang dibentuk.

2. Jangan konsumsi obat-obatan terlarang

Mengkonsumsi obat-obatan terlarang akan meningkatkan resiko bayi lahir dengan berat badan lahir rendah, kerusakan sistem saraf pusat yang dapat menunda atau mengganggu perkembangan neurobehavioral ringan sampai efek paling parah, dan malformasi fisik seperti bibir sumbing, murmur jantung, cacat mata, dan kelainan pada wajah dan sistem organ lainnya.

3. Jangan terpapar radiasi rontgen, X-Rays / sinar X, kemoterapi dan lainnya

Misalnya seperti rontgen, X-Rays / sinar X, VDT ataupun bekerja di radiologi, hal ini tidak diperbolehkan. Menurut buku What to Expect When You're Expecting, risiko yang ditimbulkan oleh paparan sinar x yang cukup kecil, dengan terjadinya risiko terbesar pada awal kehamilan. Menginformasikan kepada dokter atau dokter gigi bahwa Ibu sedang hamil adalah cara terbaik untuk menghindari risiko Ibu. Jika sinar x dapat ditunda sampai setelah kehamilan, maka itu akan menghilangkan risiko. Meskipun dampaknya masih pro dan kontra antara berdampak atau tidak, sebaiknya ibu menghindarinya agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Pengobatan kemoterapi juga sebaiknya jangan dilakukan selama hamil. Pengobatan kemoterapi sangat keras dan sangat berbahaya bagi kesehatan ibu maupun janin dalam kandungan. Jika Ibu hamil menderita kanker, konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui metode pengobatan yang tepat untuk ibu hamil.

4. Jangan lakukan pengobatan alternatif

Banyak perempuan yang menggunakan pengobatan alternatif untuk mengatasi penyakit yang diderita. Selama hamil, dianjurkan untuk tidak melakukan pengobatan alternatif, baik pijat refleksi, minuman herbal, obat-obatan herbal, dan lainnya. Pengobatan alternatif sangat berbahaya bagi kesehatan ibu hamil dan janin dalam kandungan. Seperti misalnya pijat refleksi yang memicu kontraksi dini dan bisa berakhir pada persalinan prematur.

Artikel ini adalah rangkaian artikel dengan tema Pantangan Ibu Hamil Muda dan Hamil Tua. Untuk mengetahui pantangan selama hamil lainnya silakan baca:

18 Pantangan Aktivitas Keseharian yang Wajib Dihindari Ibu Hamil
Nutrisi Kehamilan: 11 Pantangan Makanan Minuman saat Hamil
Hal-hal yang perlu diwaspadai ibu hamil dari binatang

Demikian artikel Pengobatan Ibu Selama Hamil yang membahas mengenai obat-obatan dan terapi yang harus dihindari selama kehamilan. Semoga bisa membantu ibu hamil dalam menjaga kesehatan ibu hamil beserta bayi dalam kandungan. Selalu rutin periksa kehamilan ke bidan atau dokter dan pastikan ibu hamil memberitahu mengenai kehamilan ketika sedang menjalani pengobatan.

Subscribe to receive free email updates: