Cara Menjaga Kesehatan Ibu di Masa Nifas

Selamat atas kelahiran bayi ibu, semoga kelak menjadi anak yang sehat, cerdas, sukses dan berbakti pada keluarga dan bangsa. Kini konsentrasi ibu mau tidak mau terbagi menjadi dua, yaitu memperhatikan kesehatan dan perkembangan bayi, dan juga kesehatan ibu sendiri. Sejak persalinan / melahirkan sampai sekitar 8 minggu (42 hari) setelah melahirkan / pasca persalinan, saluran produksi ibu hamil berproses hingga kembali seperti sebelum hamil. Ini disebut dengan masa nifas. Pada rentang waktu ini, ibu akan merasakan bebrapa perubahan yang sebenarnya normal. Seperti meningkatnya urin dan peningkatan suhu tubuh sampai dengan 0,5 derajat celcius (tidak lebih dari 38 derajat celcius).
Cara Menjaga Kesehatan Ibu di Masa Nifas

Ibu hamil dan keluarga perlu mengetahui apa saja yang perlu diperhatikan dalam masa perawatan Ibu dalam masa nifas. Seperti pemeriksaan kesehatan, hal-hal apa yang harus dilakukan, hal-hal apa yang menjadi tanda bahaya, dan sebagainya. Sehingga bisa mencegah komplikasi pasca persalinan yang tidak diinginkan dengan pencegahan lebih dini dan penanganan yang cepat dan tepat ketika terdapat masalah kesehatan.

Pemeriksaan kesehatan ibu nifas



Pemeriksaan kesehatan ibu nifas oleh bidan atau dokter dilaksanakan minimal 3 kali yaitu pada 6 jam sampai dengan 3 hari setelah melahirkan, pemeriksaan Ibu nifas pada hari ke 4 s/d 28 hari setelah melahirkan, dan pemeriksaan Ibu nifas pada hari ke 29 s/d 42 hari setelah melahirkan. Dalam pemeriksaan kesehatan ibu nifas tersebut dokter atau bidan akan enanyakan kondisi ibu nifas secara umum. Selain itu, dokter atau bidan akan melakukan hal-hal sebagai berikut:
  1. Mengukur tekanan darah, suhu tubuh, pernapasan, dan nadi 
  2. Memeriksa lokhia dan perdarahan, kondisi jalan lahir dan tanda infeksi, kontraksi rahim dan tinggi fundus uteri, dan pemeriksaan payudara untuk menyusui.
  3. Memberikan Kapsul Vit. A dan anjuran pemberian ASI Eksklusif
  4. Memberikan penjelasan dan pelayanan kontrasepsi Pasca Persalinan
  5. Memberikan penjelasan mengenai perawatan pada ibu nifas sakit atau ibu nifas dengan komplikasi. 
  6. Memberikan konseling saat dibutuhkan

Tips menjaga kesehatan ibu dan bayi pada masa nifas

Terdapat beberapa hal yang disarankan untuk dilakukan oleh Ibu nifas dalam menjaga kesehatannya, yaitu:

  1. Makan makanan yang beraneka ragam yang mengandung karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayur, dan buah-buahan.
  2. Perbanyak minum air putih. Kebutuhan air minum pada ibu menyusui adalah 3 s/d 3,5 liter atau 14 gelas sehari.
  3. Jaga kebersihan diri, termasuk kebersihan daerah jalan lahir untuk menghindari infeksi. Gantilah pakaian dan pembalut sesering mungkin.
  4. Istirahat cukup, ketika bayi tidur sebaiknya ibu segera istirahat
  5. Bagi ibu yang melahirkan dengan operasi caesar, jaga kebersihan luka bekas operasi. Dokter, perawat, atau bidan akan memberikan penjelasan mengenai hal ini.
  6. Pelajari cara menyusui yang benar dan hanya berikan ASI eksklusif (ASI saja) kepada bayi selama 6 bulan.
  7. Pelajari mengenai perawatan bayi yang benar.
  8. Jangan biarkan bayi menangis terlalu lama, karena akan membuat bayi stress.
  9. Lakukan stimulasi komunikasi dengan bayi sedini mungkin bersama suami dan keluarga 
  10. Selalu konsultasikan masalah kesehatan Ibu nifas kepada tenaga kesehatan (bidan, dokter, atau tenaga kesehata lainnya). Jika ibu menyusui dengan ASI, ibu harus menjaga pola konsumsi makanan juga obat-obatan, karena tidak semua obat aman untuk dikonsumsi ibumenyusui.
  11. Gunakanlah salah satu Metode KB setelah persalinan untuk mencegah jarak kehamilan yang terlalu dekat.


Sampai disini artikel mengenai perawatan Ibu selama masa nifas. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan kita kita semua mengenai perawatan ibu di masa nifas. Selanjutnya baca juga artikel berikut:

Tanda Bahaya Pasca Persalinan
Tanda Penting Pasca Melahirkan
Pantangan Ibu Selama Nifas

Sumber: Buku KIA

Subscribe to receive free email updates: