Cara Terbaik Merawat Bayi dan Anak Sehari-Hari

Mengasuh anak merupakan kehormatan dan peran terbaik orang tua terhadap anak. Juga merupakan kebanggaan orang tua dalam hidup seiring dengan perkembangan anak dari hari ke hari. Berikut ini adalah cara merawat bayi dan anak sehari-hari agar tetap sehat dan cerdas seiring pertumbuhan dan perkembangan bayi dan anak sesuai dengan pertambahan usianya.
Cara Terbaik Merawat Bayi Sehari-Hari

1. Menjaga Kebersihan Bayi dan Anak:

Sebenarnya untuk menjaga kebersihan bayi dan anak-anak sama dengan orang dewasa juga, yang pasti sudah sangat Ibu atau Bapak pahami. Namun begitu ada baiknya juga untuk diungkap didalam artikel ini. Cara menjaga kebersihan bayi dan anak yang baik dan benar adalah sebagai berikut:
  1. Mandikan dengan sabun dan air bersih sebanyak minimal 2 kali sehari. Mandikan juga ketika anak atau bayi terlihat kotor, sepeti sehabis bermain atau muntah misalnya.
  2. Cuci rambut anak dengan menggunakan shampo minimal 2 kali sehari (3 kali dalam satu minggu).
  3. Cuci tangan dan kaki anak dengan sabun setiap kali terlihat kotor. Misalnya sehabis makan, selepas bermain, dan lainnya.
  4. Ganti pakaian dan pakaian dalam anak setelah mandi, setelah main, dan jika basah terkena air atau kotor.
  5. Gunting kuku tangan dan kaki secara teratur dan jaga kebersihannya.
  6. Secara bertahap ajari anak untuk buang air besar dan kecil di kamar mandi.
  7. Selalu perhatikan kebersihan pakaian, mainan dan tempat tidur anak.
  8. Selalu perhatikan kebersihan perlengkapan makan dan minum. Secara khusus untuk bayi, seluruh perlengkapan minum seperti botol, dot, dan lainnya harus dilakukan proses sterilisasi.

2. Perawatan Gigi.



Kesehatan gigi bayi dan anak-anak sangat penting. Karena pertumbuhan gigisusu ini nantinya akan mempengaruhi tumbuhnya gigi permanen. Selain itu, jika anak mengalami masalah pada gigi tentunya akan membuat orang tua semakin repot karena selain terdapat kemungkinan infeksi gigi atau gusi misalnya, anak akan menangis dan meminta perhatian lebih. Berikut ini adalah cara merawat kesehatan gigi bayi dan anak-anak agar senantiasa bebas dari gangguan kesehatan.

Pada sesi ini akan dibagi menjadi tiga kondisi; ketika gigi belum tumbuh, setelah gigi tumbuh, dan membuat anak mandiri menyikat giginya sendiri.

a.Bayi Belum Tumbuh Gigi

Pada bayi yang giginya belum ataupun baru tumbuh, bersihkan gusi, lidah bayi dan gigi yang baru tumbuh dengan kain lembut bersih yang dibasahi air matang hangat. Lakukan dengan gerakan ringan dan perlahan-lahan agar tidak melukai gusi bayi.

b. Bayi yang giginya telah tumbuh lebih banyak

Pada bayi yang giginya telah tumbuh lebih banyak, gosok giginya setelah sarapan dan sebelum tidur dengan sikat gigi kecil khusus anak yang berbulu lembut dan pasta gigi. Gunakan pasta gigi yang mengandung flour sebanyak 1/2 biji kacang untuk anak usia 1-2 tahun, dan seukuran 1 biji kacang untuk anak usia 2-6 tahun.

c. Anak Menyikat Gigi Sendiri

Setelah anak mulai bisa diajari untuk menyikat giginya sendiri, ajari anak untuk menggosok giginya sendiri secara teratur setiap mandi dan sehabis makan. Ajari anak untuk menggosok giginya sendiri selama 2 menit. Dampingi sampai anak usia 8 tahun. Pada tahapan ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:
  1. Biasakan anak minum susu dengan botol dalam posisi duduku. Hindari anak meminum susu dengan botol sambil tiduran.
  2. Hindari anak dari kebiasaan menghisap ibu jari atau dot (mengempeng) dengan memberikan arahan dan penjelasan yang baik.
  3. Hindari anak dari makan makanan manis yang bersifat lengket atau makanan lainnya yang berpotensi merusak gigi anak.
  4. Periksakan gigi anak secara rutin setiap 3 -6 bulan sekali ke dokter atau perawat gigi di Puskesmas, klinik, rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya.

Selain itu, perlu diperhatikan juga cara menyikat gigi yang tepat. Karena terkadang menyikat gigi secara teratur pun jika salah tetap berpotensi rusaknya gigi, yang disebabkan oleh masih menempelnya kuman di bagian-bagian gigi tertentu yang tidak terjangkau. Cara menyikat gigi anak yang tepat adalah sebagai berikut :
  1. Awali menyikat gigi pada seluruh permukaan kunyah gigi atas dan bawah dengan gerakan lurus ke arah depan dan ke belakang (maju mundur).
  2. Sikatlah permukaan luar gigi (yang menghadap ke pipi dan bibir), letakkan bulu sikat di daerah batas gusi dan gigi, lalu lakukan gerakan memutar (sirkuler) mulai dari sisi belakang kiri sampai ke sisi belakang kanan.
  3. Sikat permukaan dalam gigi (yang menghadap ke langitlangit dan lidah) atas dan bawah, dengan gerakan maju mundur

3. Kebersihan Lingkungan

Selain kebersihan diri, kebersihan lingkungan juga perlu dijaga. Karena dalam banyak hal justru lingkungan yang tidak bersihlah yang mempengaruhi kesehatan bayi dan anak. Berikut ini beberapa cara yang dapat dijalankan orang tua dalam menjaga kebersihan lingkungan.
  1. Bersihkan rumah, lingkungan sekitar rumah dan tempat bermain anak dari debu dan sampah secara rutin.
  2. Bersihkan dan tutup bak penampungan air untuk menghindari berkembang biaknya jentik nyamuk dan potensi DBD.
  3. Gunakan kelambu saat anak tidur untuk melindunginya dari gigitan nyamuk.
  4. Jika tinggal di daerah endemis malaria, anak harus tidur dalam kelambu berinsektisida.
  5. Jauhkan anak dari asap rokok asap dapur, dan asap sampah. Orang tua, baik ibu maupun bapak sebaiknya tidak merokok di dalam rumah karena akan mengakibatkan anak sebagai perokok pasif
  6. Jauhkan anak dari polusi kendaraan bermotor.

4. Hindari anak dari bahaya

Yang juga penting adalah dengan menjauhkan barang-bawang berbahaya dari anak dan selalu mengawasi anak dalam aktivitasnya. Berikut ini beberapa tips yang penting untuk disimak.
  1. Hindari anak dari benda-benda yang bisa dikira sebagai makanan / minuman oleh anak. Seperti misalnya obat-obatan, racun tikus, racun serangga, minyak tanah, sabun/detergen, dan lainnya.
  2. Hindari anak dari benda panas yang berbahaya bagi keselamatannya. Antara lain seperti; kompor, seterika, termos air panas, tempat pembakaran sampah, dan lainnya.
  3. Hindari anak dari benda tajam berbahaya seperti pisau, gunting, dan lainnya.
  4. Tutup tempat colokan listrik dan jauhkan segala instalasi listrik dari jangkauan anak-anak. Jangan menggunakan kabel yang disambung dengan isolasi yang bisa dijangkau anak, karena bisa saja anak membuka dan memegang aliran listrik tersebut.
  5. Selalu awasi anak saat bermain di dekat sumur atau kolam untuk menghindari dari kemungkinan tenggelam. Atau ajari anak berenang sejak kecil sebagaimana saat ini telah marak.
  6. Jauhkan anak dari jalan raya saat bermain, dan selalu awasi anak ketika sedang berada di sekitar jalan untuk menghindari anak tertabrak kendaraan bermotor ataupun tercebur ke selokan.


Demikian artikel cara merawat bayi dan anak sehari-hari yang membahas tentang kebersihan diri, lingkungan, dan menjaga anak dari bahaya. Semoga dapat menambah pengetahuan kita semua, dan khususnya orang tua agar dapat mengasuh bayi dan anak-anak dengan baik.

Referensi : Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)

Subscribe to receive free email updates: