Kelebihan dan Kekurangan KB Implan / Susuk KB

Artikel ini akan membahas Kelebihan dan Kekurangan KB Implan / Susuk KB. Susuk KB berbeda dengan “susuk emas” atau “susuk berlian” yang membuat perempuan terlihat lebih cantik dan awet muda. Susuk KB yang disebut juga metode kontrasepsi Implan adalah salah satu metode kontrasepsi jenis hormonal yang digunakan untuk membuat kehamilan menjadi terencana. Susuk KB adalah alat kontrasepsi bawah kulit (biasanya pada lengan atas) yang mengandung progestin yang dibungkus dalam kapsul silastik silikon polidimetri.

Pemasangan susuk biasanya dilakukan saat ibu menstruasi atau berada dalam masa nifas (hingga 42 hari setelah bersalin). Proses pemasangannya hanya memakan waktu singkat (sekitar 15 menit). Anda akan diberikan obat anestesi, kemudian 1 sampai 2 implant / susuk (panjang 40mm) dimasukkan dengan alat khusus ke bawah kulit (biasanya di lengan kiri bagian atas untuk yang biasa menggunakan tangan kanan / lengan kanan bagian atas untuk yang kidal) oleh tenaga profesional. Setelah dipasang disarankan untuk tidak membasahi daerah yang dipasang susuk selama 2-3 hari (1 susuk) atau 5 hari (2 susuk). Kontrasepsi ini akan dilepas setelah tiga dampai lima tahun penggunaan oleh tenaga profesional juga.

Kelebihan Kontrasepsi Implan / Susuk KB

  1. Sangat efektif (kegagalan 0,2 -1,0 kehamilan per 100 perempuan)
  2. Daya guna tinggi.
  3. Perlindungan jangka panjang (sampai 5 tahun).
  4. Pengembalian tingkat kesuburan yang cepat setelah pencabutan.
  5. Tidak memerlukan pemeriksaan dalam.
  6. Bebas dari pengaruh estrogen, bisa digunakan oleh yang tidak cocok dengan KB berbasis estrogen
  7. Tidak mengganggu kegiatan sanggama.
  8. Tidak mengganggu ASI.
  9. Implant bisa dilepas sewaktu-waktu dan efek sampingnya akan segera hilang.

Kelebihan Nonkontrasepsi Metode Implan / Susuk KB

  1. Mengurangi nyeri haid.
  2. Mengurangi jumlah darah haid.
  3. Mengurangi / memperbaiki anemia.
  4. Melindungi terjadinya kanker endometrium.
  5. Menurunkan angka kejadian kelainan jinak payudara.
  6. Melindungi diri dari beberapa penyebab penyakit radang panggul.
  7. Menurunkan angka kejadian endometriosis.

Kekurangan Kontrasepsi Implan / Susuk KB



  1. Membutuhkan tindak pembedahan minor untuk insersi dan pencabutan. Sehingga mungkin saja terjadi komplikasi ringan dan membuat bekas luka di tempat dimana implan ditanam.
  2. Tidak mencegah infeksi menular seksual
  3. Klien tidak dapat menghentikan sendiri pemakaian kontrasepsi, melepaskannya harus dilakukan oleh dokter di klinik atau rumah sakit bersalin
  4. Efektivitas menurun bila menggunakan obat tuberkulosis atau obat epilepsi
  5. Efek samping yang mungkin timbul adalah tidak haid atau gangguan menstruasi, berat badan bertambah, sakit kepala, mual, nyeri pada payudara, jerawat, menurunnya gairah seks dan perubahan mood.

Demikian artikel yang membahas Kelebihan dan Kekurangan KB Implan / Susuk KB ini. Semoga bisa bermanfaat untuk kita semua dalam menjaga kesehatan dan jarak kehamilan untuk mewujudkan keluarga yang bahagia dan penuh kasih sayang.

Konsultasikan kepada bidan, dokter atau petugas KB untuk memilih KB yang tepat untuk anda maupun untuk mendapatkan konseling dan penanggulangan jika terjadi efek samping dari alat kontrasepsi. Selain itu, baca juga artikel Ini Cara Memilih KB Terbaik untuk membandingkan kelebihan dan kekurangan metode KB lainnya.

Referensi : buku Pedoman Pelayanan Keluarga Berencana Pasca Persalinan di Fasilitas Kesehatan (BKKBN dan Kemenkes RI, 2012)

Subscribe to receive free email updates: