Kumpulan Saran Ibu Menyusui dengan ASI

Menyusui adalah cara yang alami dan normal untuk memberikan nutrisi pada bayi dan batita, dan Air Susu Ibu (ASI) adalah susu yang dibuat khusus untuk bayi manusia. Namun begitu, menyusui bayi ibu dengan ASI tidak selalu datang secara alami. Terkadang diperlukan usaha yang cukup keras dan juga kesabaran Ibu untuk dapat menyusui dengan ASI eksklusif (ASI saja sampai dengan 6 bulan). Berikut ini adalah beberapa poin-poin penting saran dari ibu yang menyusui bayi dengan ASI yang disunting dari The Bump.
Kumpulan Saran Ibu Menyusui dengan ASI

  1. Datanglah ke kelas laktasi (menyusui) selama kehamilan. Lebih banyak persiapan lebih baik agar pada waktunya nanti Ibu benar-benar siap. Namun begitu, jangan pernah memiliki perasaan rendah diri atau takut tidak bisa menyusui dengan ASI, karena pikiran itu justru menghambat keluarnya ASI.
  2. Setiap bayi memiliki kemampuan berbeda-beda untuk menyusui. Jika bayi tidak segera menyusui bersabarlah hingga ia akhirnya mau.
  3. Setiap Ibu juga memiliki kemampuan berbeda-beda untuk menghasilkan ASI. Terus berusaha sampai ASI keluar.
  4. Ibu harus bisa menahan rasa sakit ketika menyusui. Karena terkadang saat ASI pertama keluar menimbulkan rasa sakit yang besar seperti ketika Ibu kontraksi. Bahkan rasa sakit akan berlangsung selama beberapa minggu pertama. Sering memijat payudara dapat membantu mengurangi rasa sakit ketika menyusui.
  5. Ibu akan membutuhkan breastpad (bantalan payudara) atau tisu ketika menyusui, karena terkadang payudara sisi lainnya bocor saat Ibu menyusui.
  6. Ibu akan merasa sangat lapar ketika menyusui. Jadi, makanlah makanan dengan gizi seimbang dan porsi yang tepat untuk mencukupi kebutuhan Ibu dan bayi.
  7. Pada beberapa ibu, asi tetap keluar sampai dengan tiga tahun setelah menyusui. Jika Ibu mengalaminya, ini normal, tidak perlu khawatir berlebihan.
  8. Ibu harus mencari breastpad (bantalan payudara) terbaik, karena terkadang bantalan payudara tidak menyerap cukup susu untuk memungkinkan saya untuk meninggalkan rumah selama lebih dari 15 menit.
  9. Ibu harus mencari pompa asi yang baik. Karena terdapat perbedaan daya hisap dan kecepatan memompa pada alat tersebut.
  10. Sebaiknya Ibu tetap menyusui dengan ASI meskipun di depan umum. Ini memang terkadang menimbulkan rasa malu bagi Ibu, tapi itu adalah jalan terbaik untuk perkembangan bayi.
  11. Meskipun pompa asi mahal, jangan berhemat untuk itu, ASI perah (ASIP) akan sangat berguna ketika Ibu terpaksa meninggalkan bayi dengan suami, saudara atau teman. Ini juga bisa membuat Ibu lebih banyak memiliki waktu luang sementara suami memberikan ASIP
  12. Posisi menyusui yang benar bisa membuat rasa nyaman baik bagi Ibu maupun bayi, jadi pelajarilah posisi menyusui yang terbaik
  13. Jangan stres tentang masalah menyusui, apakah menyusui dengan ASI ataupun dengan formula terserah Ibu sendiri. Lakukan saja yang terbaik karena memang terkadang ibu tak punya pilihan.



Itulah 13 saran menyusui yang bisa hamilbayi.com sampaikan. Untuk perkembangan dan pertumbuhan bayi yang optimal, terus berikan ASI eksklusif sampai dengan usia bayi 6 bulan, dan berikan sebagai pendamping makanan hingga usia bayi 2 tahun. Semoga tips ini dapat membantu ibu menyusui sukses memberi ASI eksklusif hingga 6 bulan. Semoga bermanfaat untuk membantu ibu agar bisa menyusui dengan ASI eksklusif untuk perkembangan bayi terbaik dan mempererat ikatan emosional keluarga.

Subscribe to receive free email updates: