16 Mitos Keliru Kesuburan untuk Cepat Hamil dan Faktanya

Banyak cara cepat hamil yang telah dicoba oleh pasangan yang ingin cepat hamil dan memiliki bayi untuk meningkatkan kesempatan hamil. Namun begitu, ada banyak misinformasi tentang kesuburan, sehingga para ahli mengatakan orang harus berhati-hati tentang yang saran yang diberikan orang. Berikut adalah 16 Mitos Keliru Kesuburan untuk Cepat Hamil dan Faktanya yang banyak menimbulkan kesalahpahaman umum mengenai cara cepat hamil yang telah HamilBayi.Com kutip dari berbagai sumber:

1.Dibutuhkan waktu yang lama untuk hamil setelah menghentikan pil KB.

16 Mitos Keliru Kesuburan untuk Cepat Hamil dan Faktanya
Banyak wanita berpikir baru bisa hamil setelah 6 sampai 12 bulan setelah berhenti minum pil KB dan kembali ke siklus menstruasi yang teratur. Padahal fakta menunjukkan bahwa peluang untuk cepat hamil setelah minum pil KB tidak berkurang. Menurut suatu studi terhadap 200 wanita yang menggunakan pil KB selama setidaknya satu tahun, 40 persen dapat cepat hamil hanya dalam satu bulan setelah mereka berhenti minum pil KB. Dan 99 persen bisa cepat hamil dalam tiga bulan setelah mereka berhenti minum pil KB.

Jika sahabat tak kunjung mendapatkan datang bulan kembali setidaknya setelah tiga bulan pasca penggunaan pil KB, konsultasikan dengan dokter agar mendapatkan evaluasi untuk melihat apakah ada masalah yang mempengaruhi kemampuan untuk menghasilkan telur.

2.Berusaha 1 tahun sebelum konsultasi ke dokter mengenai kesuburan



Dokter pada umumnya mendefinisikan mandul / infertilitas sebagai tidak hamil setelah satu tahun hubungan seks tanpa kondom, tetapi sebenarnya pada kondisi tertentu beberapa pasangan tidak harus menunggu satu tahun untuk melakukan pemeriksaan kesuburan jika mereka tidak hamil.

Studi menunjukkan bahwa banyak pasangan hamil hanya dalam beberapa bulan. Pada pasangan tanpa masalah kesuburan, 60 persen akan hamil dalam waktu tiga bulan, dan 75 persen dalam waktu enam bulan. Dokter menyarankan wanita usia 35 ke atas mencoba untuk tidak lebih dari enam bulan sebelum permeriksaan kesuburan. Wanita yang berusia lebih muda dari 35 tahun masih harus mencoba selama satu tahun, kecuali mereka memiliki kondisi yang dapat membuat sulit untuk hamil (seperti siklus menstruasi yang lebih lama dari 35 hari), tidak harus menunggu 1 tahun.

3.Menunggu sampai suhu basal tubuh naik sebelum melakukan hubungan supaya cepat hamil.

Pemantauan suhu tubuh adalah salah satu cara wanita memprediksi masa subur selama bulan dan meningkatkan kemungkinan hamil. Tapi sebenarnya tidak harus menunggu sampai setelah suhu mereka meningkat untuk melakukan hubungan intim karena kenaikan suhu ini (sekitar 0,1° Fahrenheit, atau 0,6 derajat Celcius) terjadi setelah telur dilepaskan dari ovarium.
Menunda hubungan seksual sampai suhu basal tubuh naik menurunkan kesempatan untuk cepat hamil hingga lebih dari 50%.
Perempuan memiliki kesempatan terbaik untuk hamil jika mereka melakukan hubungan intim pada hari sebelum ovulasi, karena sperma dapat hidup di jalur reproduksi wanita selama beberapa hari. Jika sperma benar-benar sehat, lebih baik ia siaga dan menunggu momen sel telur dilepaskan agar memiliki kesempatan terbaik untuk cepat hamil.

4.Jika pria sudah pernah memiliki anak, ia pasti subur / tidak mandul. Atau jika perempuan pernah melahirkan, ia pasti bisa hamil lagi.

Beberapa pasangan berpikir bahwa jika mereka mengalami kesulitan hamil, itu bukan masalah jika perempuan pernah hamil atau pria pernah punya anak sebelumnya. Namun terdapat banyak faktor mengapa ini tidak selalu benar, tidak selalu pria yang sudah memiliki anak atau perempuan yang pernah melahirkan akan bisa kembali memiliki keturunan. Banyak hal bisa berubah sejak pria atau wanita pertamakali memiliki seorang anak, terutama perubahan hormon yang mempengaruhi kesuburan.

Pada pria misalnya, bisa bertambah berat badan atau menderita penyakit tiroid, yang keduanya dapat mempengaruhi kesuburan. Karena ada hubungan berat badan dengan kesuburan). Pria dengan berat badan tubuh normal memiliki kuantitas dan kualitas sperma yang lebih baik dibandingkan dengan pria yang mengalami kelebihan atau kekurangan berat badan.

Sementara pengaruh besar pada wanita adalah faktor usia, atau gangguan kesehatan seperti endometrosis atau kista. Karena sebagaimana mungkin sahabat ketahui, kesuburan perempuan menurun seiring bertambahnya usia, karena jumlah sel telur yang semakin sedikit. Baca juga artikel HamilBayi,com berjudul Faktor yang mempengaruhi Masalah Kesuburan
Fakta bahwa Laki-laki pernah punya anak atau wanita pernah hamil tidak berarti itu jaminan kesuburan di masa depan.

5.Hanya pria paruh baya yang memiliki masalah dengan infertilitas

Masalah ketidaksuburan / infertilitas / mandul bukan hanya dapat terjadi pada pria berumur, namun dari semua umur, pria muda sekalipun.

6.Harus melakukan hubungan intim setiap hari untuk meningkatkan peluang kehamilan.

Pada hari-hari menjelang ovulasi, wanita memiliki masa subur ketika mereka bisa menjadi hamil. Tapi pasangan tidak perlu melakukan hubungan intim setiap hari selain periode masa subur ini – meskipun setiap hari juga tidak berbahaya, namun pada banyak kasus justru menurunkan kualitas sperma pada masa subur perempuan yang menurunkan kemungkinan kehamilan.

Pada banyak wanita, masa subur terjadi pada hari ke 10 sampai 20 dari siklus menstruasi (hari pertama adalah hari pertama menstruasi). Jadi berhubungan badan setiap hari di masa subur adalah rekomendasi umum untuk meningkatkan peluang kehamilan.

7.Vitamin mahal membantu dengan kesuburan

Suplemen vitamin anti oksidan seperti vitamin C, vitamin E, zinc, selenium, ataupun asam folat yang dikonsumsi seusai dengan anjuran dokter bisa meningkatkan kualitas kesuburan laki-laki dan perempuan. Namun, harga bukanlah penentu, beberapa produk vitamin mahal dipasarkan dengan citra sebagai cara terbaik untuk meningkatkan kesuburan, tetapi bukti untuk mendukung klaim ini lemah.

8. Masalah infertilitas kebanyakan terjadi pada wanita

Perempuan seringkali disalahkan karena tak kunjung hammil. Padahal faktanya infertilitas atau biasa disebut mandul antara pria dan wanita setara (ada yang menyebutkan 30%-30% namun ada juga 40%-40%, tapi kedua data tersebut menunjukkan pria mandul dan wanita mandul setara)

9.Stres adalah penyebab utama infertilitas

Stres merupakan salah satu penyebab, namun bukan yang utama dari masalah sulit hamil. Stres bisa mempengaruhi nafsu seksual dan juga pola hidup, namun tidak secara langsung mempengaruhi kesuburan.

10.Merokok dan minuman beralkohol tidak berpengaruh pada kesuburan

Memang banyak perokok dan peminum alkohol baik pada pria maupun wanita yang dapat memiliki keturunan. namun itu tidak berarti bahwa rokok dan minuman mengandung alkohol tidak berpengaruh terhadap kesuburan. Semua ahli kesehatan sepakat bahwa untuk cepat hamil, pasangan harus menghentikan kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol.

11.Wanita dengan haid teratur pasti subur

Siklus haid /menstruasi yang teratur bukan jaminan kesuburan. Beberapa perempuan dengan haid teratur juga mengalami masalah untuk cepat hamil. Seperti sumbatan tuba falopi, masalah pada struktur tulang rahim, atau endometrosis yang membuat susah hamil.

12.Pria / wanita yang pola hidupnya sehat pasti subur



Pria ataupun wanita dengan pola hidup sehat; makan bergizi seimbang, cukup berolahraga dan teratur, tidak terlalu gemuk atau terlalu kurus, memiliki istirahat cukup dan menghindari kegiatan berat, serta pintar mengelola stres bukan jaminan seseorang akan subur. Kehamilan dipengaruhi beragam faktor yang kompleks, bukan sekedar pola idup sehat saja. Faktor lain misalnya terdapatnya masalah kesehatan di masa lalu atau dimasa sekarang yang dapat mempengaruhi pria atau wanita supaya cepat hamil. Atau kondisi tertentu seperti struktur tulang rahim, kondisi tuba falopi, dan lainnya.

Kondisi sebaliknya, jika seseorang tidak hidup dengan pola yang sehat, belum tentu juga ia memiliki masalah dengan kesuburan ataupun kemampuan untuk memiliki keturunan.

13.Adopsi anak sebagai pancingan cepat hamil.

Tidak ada kaitan medis yang terbukti secara ilmiah tentang adopsi anak sebagai pancingan dan kemudian cepat hamil. Namun begitu, adopsi anak bisa saja secara tidak langsung membuat seseorang cepat hamil. Seperti menurunnya tingkat stress, meningkatnya semangat untuk menjadi hamil, dan sebagainya.

14.Posisi woman on top tidak akan hamil

Posisi woman on top (wanita berada di atas) tidak akan hamil hanyalah mitos. Faktanya, posisi bercinta women on top juga dapat menghasilkan kehamilan karena gravitasi tidak terlalu mempengaruhi sperma bergerak menuju sel telur. Dr. Robert Greene's dalam bukunya yang berjudul Perfect Hormone Balance for Fertility: The Ultimate Guide to Getting Pregnant mengungkap bahwa hubungan emosi yang kuat dalam hubungan seks yang rileks tanpa beban lebih bisa meningkatkan fertilitas ketimbang posisi saat bercinta maupun sesudahnya.

Meskipun begitu, posisi hubungan seks yang tepat dan menaikkan kedua kaki setelah bercinta (bagi perempuan) tetap dianjurkan karena itu tidak berbahaya. Apa salahnya mencoba semua hal, mitos yang tidak terbukti secara medis sekalipun.

15.Bercinta saat haid tidak akan hamil

Bercinta saat haid tidak akan hamil juga merupakan mitos. Karena kehamilan bisa terjadi setiap saat, bahkan ketika sedang menstruasi. Mungkin mitos ini muncul karena mempertentangkan anjuran bahwa kemungkinan kehamilan di masa subur meningkat tajam. Padahal tips agar cepat hamil dengan bercinta di masa subur itu bukan berarti bercinta dimasa lain tidak akan hamil.

16.Orgasme pada wanita membuat cepat hamil

Orgasme pada wanita membuat cepat hamil tidak sepenuhnya benar, karena banyaknya wanita yang melakukan "orgasme tipuan" hanya untuk menyenangkan pasangannya. Hanya orgasme wanita yang asli lah yang memperbesar kemungkinan kehamilan. Karena orgasme akan memicu vagina untuk berkontraksi dan mempermudah sperma masuk ke dalam sel telur. Selain itu, orgasme juga dapat memicu kontraksi pada rahim yang juga membantu sperma masuk ke saluran tuba.

Itulah 16 Mitos Keliru Kesuburan untuk Cepat Hamil dan Faktanya yang banyak terdapat di masyarakat. Memang mitos muncul bukan sekedar dari isu belaka, namun berdasarkan pengalaman dan pengamatan para orang tua dari generasi ke generasi, namun beberapa diantaranya tidak sepenuhnya benar dan bahkan berbanding terbalik dengan fakta yang ditemukan dari hasil penelitian para ahli di bidangnya. Oleh karena itu, untuk mendapatkan pengetahuan yang benar, sahabat perlu membaca dari beberapa sumber, bukan hanya dari hasil perbincanganan dengan banyak orang. Selain itu, karena bbanyaknya faktor yang mempengaruhi kehamilan, sebaiknya konsultasikan langsung dengan dokter agar mendapatkan diagnosa maupun anjuran / tips terbaik dan akurat untuk cepat hamil.

Sumber:
Dr. Robert Greene's, Perfect Hormone Balance for Fertility: The Ultimate Guide to Getting Pregnant
Pregnancy Myth, livesciense.com
Pregnancy: Top Myths To Avoid When Pregnant, Healthmeup - India Times

Subscribe to receive free email updates: