Bolehkah Ibu Minum Alkohol Menyusui ASI

Artikel Bolehkah Ibu Minum Alkohol Menyusui ASI ini ditujukan untuk menjawab pertanyaan sahabat HamilBayi.Com seperti "Bolehkah Mengkonsumsi Alkohol Pada Saat Menyusui?", "Bolehkah ibu menyusui minum alkohol?", dan "Apa Pengaruh / Dampak Konsumsi Alkohol pada ASI untuk Bayi?." Karena Sahabat mungkin tidak bisa percaya begitu saja mengenai statement bahwa alkohol adalah musuh Ibu menyusui sehingga disarankan untuk harus dihindari.

Banyak zat dapat melakukan perjalanan melalui aliran darah Sahabat HamilBayi.Com dan kemudian mengkontaminasi Air Susu Ibu (ASI). Apa artinya ini bagi pasokan susu - dan untuk bayi? Makan makanan yang sehat membantu bayi ke sebuah awal yang baik. Tapi juga penting untuk mengetahui bagaimana beberapa makanan, obat-obatan, herbal, dan zat-zat lainnya bisa mengganggu asi selama menyusui.

Bolehkah Ibu Minum minuman beralkohol Menyusui ASI
Bolehkah Ibu Minum Alkohol Menyusui ASI?
Jika sahabat merasakan memiliki keluhan apapun tentang ASI, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter. Sahabat juga dapat membaca-baca artikel HamilBayi.Com maupun hasil penelitian yang telah banyak dipublikasikan melalui internet.

Semua yang sahabat makan, minum, dan telan dapat mempengaruhi ASI, dan pada bagian ini akan dibahas mengenai pengaruh minuman keras / alkohol dan apa tindakan pencegahan yang harus diambil. Menjaga bayi dari efek alkohol, kafein, nikotin, dan ganja saat menyusui sama pentingnya seperti ketika sedang hamil.

Pengaruh / Dampak Konsumsi Alkohol pada ASI untuk Bayi

Berapa besar dampak konsumsi alkohol pada asi untuk bayi bergantung pada seberapa banyak alkohol yang diminum ibu. Penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengaruh alkohol dalam puncak ASI sekitar 30 sampai 90 menit setelah minum terakhir. Dibutuhkan dua sampai tiga jam untuk membersihkan alkohol dari tubuh ibu. Selain itu, bayi baru lahir dengan kondisi prematur ataupun organ hati yang belum matang memiliki resiko terkena dampak alkohol yang lebih besar.

Konsumsi minuman beralkohol dapat menekan laktasi (berkurangnya refleks mengisap ASI dan kemampuan produksi ASI Ibu rendah), membahayakan perkembangan motorik bayi (menghambat proses tumbuh kembang), mempengaruhi nutrisi ASI untuk bayi (tampak lemah dan berat badan tidak normal), dan mengganggu pola tidur bayi (membuat bayi ngantuk dan tidur terus menerus).

Sebagaimana Tempo.co yang mengutip ScienceDaily(24/06/2010) mengenai rekomendasi jurnal Analytical and Bioanalytical Chemistry edisi Juni 2010.
"Rekomendasi umum adalah benar-benar hindari penyalahgunaan narkoba saat menyusui, karena zat ini dapat lolos secara langsung ke bayi baru lahir," ungkap Óscar García Algar, peneliti dan dokter Pediatri Rumah Sakit del Mar Barcelona.
Menurut peneliti zat-zat tersebut bisa masuk ke tubuh janin dalam kandungan melalui plasenta, dan setelah bayi lahir, masuk lewat ASI. Untuk alkohol, beberapa penelitian menunjukkan alkohol dapat membahayakan perkembangan motorik bayi, serta menyebabkan perubahan pola tidur mereka, mengurangi jumlah makan mereka, dan meningkatkan risiko hipoglikemia.

Apa yang dapat dilakukan Ibu Menyusui yang Minum Alkohol

Bagi ibu menyusui ASI dan mengkonsumsi alkohol sebaiknya tetap menyusui. Karena seperti halnya dengan sebagian besar obat, alkohol sangat sedikit keluar di dalam susu. Sang ibu dapat mengkonsumsi alkohol dan tetap menyusui sebagaimana biasanya. Melarang alkohol adalah cara lain yang tidak perlu dalam membatasi ibu menyusui.

Bagi ibu menyusui yang minum alkohol, jangan berhenti menyusui dan beralih ke susu formula. ASI ibu yang minum alkohol masih lebih baik dibandingkan susu formula, karena ASI mengandung beragam zat istimewa yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Konsumsi lah alkohol hanya dalam jumlah terbatas dan tidak dilakukan secara rutin, serta lakukan tindakan pencegahan berikut ini.
  1. Sebelum minum alkohol, sebaiknya Ibu memeras ASI dan kemudian menyimpannya sebagai stok ASI.
  2. Minum air dan makan sebelum atau saat minum untuk membantu menurunkan jumlah alkohol dalam darah dan susu.
  3. Setelah minum alkohol, tunggu setidaknya dua jam sebelum menyusui, atau mungkin perlu untuk memompa asi dan membuangnya agar asi yang terkontaminasi tidak diminum bayi.
  4. Jika terlalu banyak minum sehingga mabuk dan muntah, tunda menyusui sedikitnya 12 jam.

Demikian Artikel bertajuk Bolehkah Ibu Minum Alkohol Menyusui ASI ini, semoga dapat membantu sahabat HamilBayi.Com yang telah menjadi Ibu dan tengah menyusui untuk tetap memberikan ASI pada bayinya. Tulis komentar sahabat di kolom yang tersedia di bawah ini dan silahkan bagikan artikel ini ke media sosial yang dimiliki agar lebih banyak yang tahu mengenai pentingnya ASI bagi pertumbuhan dan perkembangan Bayi.

Baca juga: Bolehkah Ibu Merokok Menyusui ASI

Sumber: http://www.babycenter.com/0_breast-milk-interactions-chart_8788.bc?showAll=true

Subscribe to receive free email updates: