Tanda / Ciri Bayi Cukup ASI

Kini pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif pada bayi menjadi trend bagi banyak ibu yang memiliki bayi karena memang memiliki beragam manfaat. Banyak yang bertanya, menyusui dengan asi eksklusif sebaiknya sampai umur berapa? dalam pengertian asi eksklusif adalah mulai dari dilahirkan sampai dengan berusia 6 bulan (mulai dari baru lahir, usia 1 bulan, usia 2 bulan, usia 3 bulan, 4 bulan sampai dengan 6 bulan).

Namun, dikarenakan tidak adanya takaran yang jelas mengenai berapa banyak asi yang dikonsumsi bayi, banyak ibu yang bertanya-tanya dan memiliki kekhawatiran apakah bayi sudah cukup asi?. Maka wajar jika sahabat HamilBayi.Com sedang mencari makalah cara mengetahui indikator / tanda bayi yang kenyang sudah cukup minum ASI dan pertanyaan lain seperti ciri bagi anak balita yang tidak terpenuhi kebutuhan menyusuinya akibat kekurangan dalam intensitas, berdasarkan penilaian ibu asinya hanya keluar sedikit, bayi susah / kurang puas menyusu karena asi terlalu deras, mengatasi bayi menolak menyusu karena rewel terus, ibu mendapat bayi kembar atau prematur sehingga sulit untuk memberikan asi eksklusif.

Tanda / Ciri Bayi Cukup ASI

Untuk itu artikel Hamilbayi.com kali ini akan membahas mengenai cara sederhana mengenali tanda / ciri bayi cukup ASI pada bayi sejak lahir sampai dengan berusia 6 MINGGU. Berikut ini adalah ciri / tanda bayi cukup ASI tersebut:

1. KENAIKAN BERAT BADAN:

Senantiasa pantau perkembangan berat badan bayi. Tanda bayi cukup ASI adalah mengalami penambahan berat badan mulai dari 400 gram hingga 1 kg setiap bulannya.

Jika perkembangan berat badan bayi baik dengan pemberian ASI saja, maka bayi mendapatkan cukup ASI. Penurunan berat badan berkisar 5-7% selama 3-4 hari pertama setelah kelahiran merupakan hal yang normal. Bayi harus mendapatkan kembali berat badan lahir dalam rentang 10 sampai 14 hari. Sejak hari ke 5, berat badan rata-rata bertambah 150 gram per minggu. Jika tujuan tersebut tidak terpenuhi, hubungi konsultan laktasi Anda.

Berat badan bayi baru lahir cenderung turun pada beberapa hari pertama. Namun pantaulah agar penurunannya agar tidak lebih dari 10%. Bila sudah lebih dari 10%, kemungkinan karena bayi tidak mendapatkan cukup ASI.

Kenaikan berat badan merupakan tanda bayi cukup asi yang paling penting karena ciri lainnya (urine dan feses) relatif sukar dijadikan sebagai patokan utama.

2.Popok / Diaper Basah: 6 + popok basah per hari . (Hari 4)

Biasanya hanya akan terdapat satu popok basah pada hari pertama, dan terus meningkat hingga menjadi lebih dari 6 popok mulai hari ke-4. Untuk mengetahui seperti apa popok yang cukup basah, tuangkan 3 sendok makan (45 ml) air pada popok bersih (jika buang air bayi lebih sering, maka jumlah urin per popok mungkin kurang dari itu). Selain itu, urine seharusnya pucat dan berbau ringan.

3.Popok / Diaper kotor: 3 - 4 + popok kotor per hari (hari 4).

Feses (kotoran bayi) seharusnya berwarna kuning cerah (tidak ada mekonium) sejak hari ke- 5 dan ukurannya berkisar 2,5 cm atau lebih besar. Feses bayi dengan ASI eksklusif biasanya juga lembut, berair dan mungkin sedikit kotor. Ibu juga tidak perlu khawatir jika feses bayi baru lahir berwarna kehitaman karena itu wajar pada 1-2 hari pertama kelahiran.

4. TANDA POSITIF LAIN:

Setelah menyusui, payudara ibu terasa lunak dan lebih lembut dan bayi tampaknya cukup kenyang. Bayi waspada, aktif dan sesuai dengan tonggak perkembangan.

Selain itu sahabat mungkin juga dapat melakukan cara-cara sederhana lain guna memastikan apakah bayi benar-benar minum susu atau hanya “mengempeng saja” sebagaimana diulas oleh +A. Maya TM  di laman theasianparent. Seperti berikut:

  1. Memperhatikan gerakan dagu dan suara ketika bayi menyusu, apakah terlihat seperti sedang meneguk minuman.
  2. ASI terlihat di sekitar bibir bayi. Meskipun ini tidak berlaku untuk semua, karena tidak semua ibu mengeluarkan ASI yang mengalir deras sehingga ASI dapat terlihat memenuhi mulut bayi.
  3. Tekan payudara ketika bayi menyusu. Mengurut perlahan payudara ke arah puting saat menyusui membuat ASI menyembur dan mengganggu kenyamanan bayi. Jika tidak terganggu mungkin tidak ada semburan ASI.
  4. Bayi kenyang akan tertidur pulas

Demikianlah tulisan HamilBayi.Com bertajuk Tanda / Ciri Bayi Cukup ASI yang membahas mengenai cara sederhana memastikan bayi cukup ASI dengan cara memeriksa berat badan, popok, diapers, dan lainnya. Semoga dapat membantu Sahabat yang menjadi ibu menyusui bayi secara eksklusif namun risau karena ketidakpastian takaran ASI yang dihisap bayi.

Sumber: Kelly Bonyata, BS, IBCLC, Is Baby Getting Enough Milk?, kellymom.com

Subscribe to receive free email updates: